Pamekasan – Memaknai bulan Muharram sebagai bulan penuh keutamaan, Universitas Islam Madura (UIM) menggelar kegiatan Istighasah dan Santunan Anak Yatim pada Senin (16/6/2026).
Kegiatan dipusatkan di Maqbarah Muassis Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet, Pamekasan, dan dipimpin langsung oleh Rektor UIM, Dr. H. Ahmad, S.Ag.,M.Pd.
Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan Surah Al-Fatihah oleh Ustadz Jamaluddin dan Surah Yasin oleh Ustadz Suparto sebagai bentuk tawassul untuk para muassis, masyayikh, dan keluarga besar Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet.
Inti kegiatan adalah istighasah bersama yang dipimpin K. Abdul Munib. Dzikir dan doa menggema khidmat sebagai upaya mempererat hubungan spiritual sekaligus mengenang jasa para pendiri pesantren.
Dalam mauidzah hasanah, RKH. Rifki Syarqowi dari Majelis Keluarga Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet menekankan pentingnya menjaga tradisi kebaikan ini secara berkelanjutan.
“Kegiatan yang mengandung nilai-nilai kebaikan seperti ini hendaknya terus dijaga dan dilanjutkan dalam keadaan apa pun. Melalui silaturrahim kepada para ulama, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat, semoga lahir keberkahan, pertolongan, dan ilmu yang bermanfaat. Semoga Allah SWT mempertemukan kita bersama para ulama di surga-Nya,” tuturnya.
Beliau juga mengingatkan bahwa mendoakan muassis adalah cara menjaga mata rantai keilmuan agar terus hidup dan bermanfaat bagi generasi mendatang.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim. Aksi berbagi ini menjadi simbol kepedulian sivitas akademika UIM di bulan 10 Muharram 1448 Hijriah. (Rosy)



























