Pamekasan – Di tengah musim kemarau membuat sejumlah wilayah di Pamekasan kekeringan, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Madura hadir membawa kelegaan. Tepat di momentum Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, bantuan air bersih disalurkan langsung ke warga terdampak.
Penyaluran dipimpin Ketua YBM PLN UP3 Madura, Wildan Firdaus, bersama anggota tim Atmonadi, pada Rabu (9/9/2026).
Titik utama bantuan dipusatkan di Pondok Pesantren Al Mawardi Soklancar, Dusun Sumber Anyar, Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan.
Tak hanya di pesantren, YBM PLN UP3 Madura juga mendistribusikan total enam tangki air bersih ke sejumlah titik krisis lainnya, seperti Desa Jarin, Kecamatan Pademawu dan Desa Palengaan, Kecamatan Palengaan.
Wildan Firdaus menegaskan, HPN 2026 dimaknai PLN bukan hanya soal menjaga keandalan listrik, tetapi juga momentum untuk memperkuat kepedulian sosial.
Di musim kemarau seperti ini, air menjadi kebutuhan paling mendesak. Melalui HPN, kami ingin memastikan PLN hadir tidak hanya menerangi, tetapi juga membantu meringankan beban warga yang kesulitan air.
Bantuan tersebut disambut haru oleh pengasuh Ponpes Al Mawardi Soklancar, KH Faruq Azhari.
“Musim kemarau seperti sekarang ini buat kami serba sulit, terutama untuk pemenuhan kebutuhan harian santri seperti mandi, bersuci, dan memasak. Bantuan pasokan air bersih ini benar-benar mengurangi beban harian kami di pondok. Anak-anak bisa kembali fokus belajar tanpa perlu cemas memikirkan ketersediaan air,” ujar KH Faruq.
Melalui aksi di HPN 2026 ini, PLN UP3 Madura menegaskan komitmennya: melayani pelanggan dengan listrik yang andal, sekaligus dengan aksi sosial yang berkelanjutan di seluruh wilayah Madura. (*/Rosy)



























