Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Ramah dan Saling Menghormati dalam Keseharian, Ternyata Bupati KH. Khalilurrahman Teladani Sikap Rasulullah

Avatar
×

Ramah dan Saling Menghormati dalam Keseharian, Ternyata Bupati KH. Khalilurrahman Teladani Sikap Rasulullah

Sebarkan artikel ini
TELADAN: Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman tampak begitu hangat saat bertemu dengan Dr. Kadarisman Sastrodiwirjo.

PAMEKASAN – Bupati Pamekasan KH. Khalilurrahman kembali menjadi perhatian publik. Sosok kiai yang telah dua periode memimpin Kabupaten Gerbang Salam ini dikenal luas bukan hanya karena rekam jejaknya di pemerintahan, tetapi juga karena keteladanan pribadinya dalam keseharian.

Selain pernah menjabat sebagai anggota DPR RI mewakili Madura, Pengasuh Pondok Pesantren Matsaratul Huda Panempan tersebut kerap menunjukkan sikap yang mencerminkan ajaran Rasulullah SAW.

Scroll untuk melanjutkan membaca
Scroll untuk melanjutkan membaca

Hal itu kembali terlihat ketika beliau menghadiri Refleksi 17 Tahun Aliansi Jurnalis Pamekasan yang dirangkaikan dengan bedah buku karya Dr. Kadarisman Satrodiwirjo, M.Si, di Universitas Madura (Unira), Rabu (12/11).

BACA JUGA :  Mahasiswa UNIRA Segel Kantor Rektor, Buntut Protes Penyusunan Pedoman Pemilu BEM 2025

Dalam kesempatan itu, KH. Khalilurrahman membagikan kisah yang dianggapnya sulit dilupakan. Ia menceritakan momen ketika bertemu dengan Dr. Kadarisman pada rangkaian acara Semalam di Madura.

“Kemaren pada rangkaian acara Semalam di Madura, saya bertemu dengan beliau (Dr. Kadarisman: red). Saya memegang tangan beliau sampai di bawah. Ada orang yang bertanya kepada saya, mengapa sangat peduli terhadap Pak Kadarisman atau Pak Dandang,” ujarnya.

BACA JUGA :  Puluhan Siswa di Pamekasan Diduga Keracunan Menu MBG, Jaka Jatim: Pengawasan Dapur Harus Ketat

Kepedulian itu ternyata memiliki alasan mendalam. KH. Khalilurrahman mengaku ingin meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW sebagaimana tercantum dalam hadis yang sangat ia pegang.

“Yang artinya tidak termasuk golonganku orang yang tidak belas kasih terhadap yang muda dan hormat kepada yang tua,” terangnya saat mengutip makna hadis tersebut.

BACA JUGA :  Jawab Kebutuhan Masyarakat, UIN Madura Segera Tambah Tiga Program Studi Baru

Bupati yang juga dikenal memiliki pribadi rendah hati itu menegaskan bahwa siapa pun yang lebih tua wajib dihormati, sementara yang lebih muda harus diperlakukan dengan penuh kasih sayang.

Gemuruh tepuk tangan memenuhi ruangan sebagai bentuk apresiasi dan kekaguman terhadap sosok KH. Khalilurrahman yang dinilai layak menjadi teladan di tengah masyarakat. (*/rosyi)

IMG-20260226-WA0041
previous arrow
next arrow