Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Dikukuhkan Menag Nasaruddin, UIN Madura Kembali Tambah Dua Guru Besar

Avatar
×

Dikukuhkan Menag Nasaruddin, UIN Madura Kembali Tambah Dua Guru Besar

Sebarkan artikel ini
RESMI DIKUKUHKAN: Dua Guru Besar UIN Madura, yakni Prof Dr KH Achmad Muhlis dan Prof Dr H Mohamad Ali Al-Humaidy, resmi dikukuhkan sebagai guru besar oleh Menag RI Nasaruddin Umar, Senin (15/12/2025).

Pamekasan – Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, kembali menambah guru besar. Dua guru besar itu masing-masing Prof Dr H Mohamad Ali Al-Humaidy dan Prof Dr KH Achmad Muhlis.

Keduanya resmi menyandang title guru besar atau profesor setelah dikukuhkan secara langsung melalui penyerahan Surat Keputusan Menteri Agama (KMA) Guru Besar Rumpun Ilmu Agama Periode 2 Tahun 2025 di Grand Serpong Hotel, Kota Tangerang, Banten, Senin (15/12/2025).

Scroll untuk melanjutkan membaca
Scroll untuk melanjutkan membaca

Prof Dr KH Achmad Muhlis dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Sosiologi Pendidikan Islam. Sementara Prof Dr H Mohamad Ali Al-Humaidy, dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Sosiologi Politik Islam.

BACA JUGA :  UIM Wisuda 478 Lulusan, Rektor Pesankan Integritas dan Etika Islami

Atas pengukuhan dua guru besar baru itu, Perguruan Tinggi yang mengusung konsep Asta Helix Taneyan Lanjhang, semakin menegaskan upaya peningkatan kualitas akademik. Tercatat, saat ini UIN Madura sudah memiliki sebanyak 17 guru besar dari beragam bidang.

BACA JUGA :  Puluhan Siswa di Pamekasan Diduga Keracunan Menu MBG, Jaka Jatim: Pengawasan Dapur Harus Ketat

Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Nasaruddin Umar menyampaikan beberapa pesan saat memberikan sambutan di hadapan 116 peserta penyerahan KMA GB Rumpun Ilmu Agama Periode 2 Tahun 2025, agar memiliki kemampuan tentang Al-Qur’an, bukan hanya sebagai kitabullah, tetapi juga sebagai Kalamullah.

“Ilmu itu cahaya, dan cahaya Allah tidak akan diberikan kepada orang yang (ahli) maksiat, dan Guru besar dituntut harus menjadi mursyid, dicontoh sebagai teladan yang baik.” kata Achmad Muhlis, menyampaikan pesan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar.

BACA JUGA :  Buka Festival Drum Band, Bupati Pamekasan: Penting Digelar Rutin untuk Tingkatkan Kreativitas Siswa

Selain itu, sebagai guru besar tentunya juga otomatis memiliki tugas dan tanggungjawab besar, khususnya dalam meningkatkan kapasitas keilmuan sesuai bidang keahlian. “Pendekatan metodologis bukan hanya sekedar usuli, tetapi khadori, karena itu awali dengan takziyah baru ta’lim,” pungkasnya. (*/rosyi)

IMG-20260226-WA0041
previous arrow
next arrow