Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

200 Santri Putri MDQ Bajur Antusias Belajar Qira’ah Sab’ah Bersama Mahasiswa PPL UIN Madura

Avatar
×

200 Santri Putri MDQ Bajur Antusias Belajar Qira’ah Sab’ah Bersama Mahasiswa PPL UIN Madura

Sebarkan artikel ini
Ratusan Santri Putri Usai Mengikuti Materi Qoro'ah Sa'ah, Bersama Mahasiswa PPL UIN Madura, (Foto/Andi - For Terukur.id)
Oplus_0
previous arrow
next arrow

Pamekasan – Suasana berbeda terlihat di Musala Ma’had Ad-Dirasat Al-Qur’aniyah (MDQ) Bajur, Waru, Pamekasan, Senin (29/9/2026) malam.

Usai salat Maghrib, sekitar 200 santri putri antusias mengikuti pembelajaran Qira’ah Sab’ah bersama peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) UIN Madura.

Agar pembelajaran lebih efektif dan terarah, ratusan santri tersebut dibagi menjadi delapan kelompok kecil. Masing-masing kelompok didampingi satu mahasiswa PPL yang berperan sebagai tutor.

Sebelum pembelajaran dimulai, para mahasiswa memperkenalkan diri kepada kelompok masing-masing. Suasana pun langsung mencair. Pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan pengenalan tujuh Imam Qira’ah Sab’ah, yakni Imam Nafi’, Imam Ibnu Katsir, Imam Abu ‘Amr, Imam Ibnu ‘Amir, Imam ‘Ashim, Imam Hamzah, dan Imam Al-Kisa’i.

BACA JUGA :  Didatangi Warga Sekitar, Pembangunan Indomaret Panaan Minta Disetop

Para santri tidak hanya mendengarkan teori, tetapi langsung mempraktikkan bacaan di bawah bimbingan mahasiswa PPL. Menariknya, metode pembelajaran dikemas santai dan dialogis. Diselingi percakapan ringan dan cerita singkat, interaksi antara mahasiswa dan santri menjadi lebih akrab.

BACA JUGA :  Resmikan Liek Motor, Bupati Pamekasan: Ini Wadah Investasi dan Lapangan Kerja Baru

“Pembelajaran tidak dibuat kaku. Kami ingin santri merasa dekat, bukan hanya diajar, tapi juga saling mengenal,” ujar salah satu peserta PPL.

Pembelajaran berlangsung khidmat hingga materi yang disiapkan tuntas. Kegiatan ini menjadi ajang praktik nyata bagi mahasiswa PPL UIN Madura untuk menerapkan ilmu Qira’ah Sab’ah yang telah dipelajari di bangku kuliah sekaligus mengabdi di pesantren.

BACA JUGA :  Hj. Ansari dan PDI Perjuangan Pamekasan Dukung Pelestarian Tradisi Petik Laut

Setelah kegiatan mengajar usai, peserta PPL beristirahat sejenak di kamar. Tepat pukul 20.15 WIB, mereka kembali ke musala untuk sesi dokumentasi. Foto bersama diawali dengan seluruh santri putri, dilanjutkan dengan foto bersama jajaran pengurus MDQ Bajur.

Kegiatan malam itu pun berakhir dengan penuh kebersamaan, meninggalkan kesan mendalam tentang indahnya belajar Al-Qur’an dalam suasana kekeluargaan. (An/Rosy)

Oplus_0
previous arrow
next arrow