Pamekasan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menargetkan kekosongan jabatan kepala sekolah yang saat ini masih dijabat pelaksana tugas (Plt) dapat segera terisi. Proses pengisian jabatan tersebut kini telah memasuki tahap akhir dan ditargetkan rampung sebelum pergantian tahun.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pamekasan, Taufiqurrohman, mengatakan proses pengisian jabatan kepala sekolah (Kasek) dan kepala puskesmas (Kapus) diperkirakan dapat dirilis dalam waktu dekat. Bahkan, pemerintah daerah menargetkan proses tersebut dapat selesai pada Oktober bulan ini.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat untuk yang kepala sekolah bisa kita lansir (launching). Untuk yang kepala sekolah tinggal satu tahap, yaitu pembahasan dengan tim khusus,” kata Taufiqurrohman.
Ia menjelaskan, tim khusus tersebut melibatkan Dewan Pendidikan dan tim penilai kinerja. Pembahasan itu menjadi tahapan akhir sebelum calon kepala sekolah ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Meski demikian, Taufiqurrohman menyebut tidak seluruh jabatan kepala sekolah yang kosong dapat langsung diisi. Salah satu kendalanya adalah keterbatasan jumlah calon yang memenuhi persyaratan.
Selain itu, terdapat calon yang sebenarnya berpotensi tetapi tidak bersedia menduduki jabatan kepala sekolah. Menurut Taufiqurrohman, salah satu pertimbangannya adalah besarnya tanggung jawab dan risiko yang dinilai belum sebanding dengan tambahan penghasilan yang diterima.
“Tetapi untuk kepala sekolah tidak semuanya bisa diisi karena keterbatasan calon. Tidak semua orang, calon cakap itu memenuhi persyaratan. Ada juga yang tidak berkenan. Bisa karena kepala sekolah risikonya besar dan penghasilannya tidak cukup, penambahannya sedikit,” ujarnya.
Kendati demikian, Pemkab Pamekasan tetap optimistis lebih dari separuh posisi kepala sekolah yang saat ini kosong dapat terisi. Proses tersebut, kata dia, dilakukan berdasarkan regulasi dan mekanisme seleksi yang telah ditetapkan.
“Lebih dari itu, mudah-mudahan lebih dari separuh kepala sekolah yang kosong ini bisa kita isi, sesuai dengan regulasi yang sudah ada. Karena sistemnya kan daftar sendiri lewat sistem. Jadi yang daftar itu yang kita nilai, kemudian kita lakukan pembahasan,” katanya.
Taufiqurrohman berharap seluruh tahapan dapat segera diselesaikan sehingga tidak berlarut hingga tahun berikutnya.
“Ya mudah-mudahan tidak sampai lompat tahun. Oktober mudah-mudahan,” pungkasnya. (KB/Rosy)
















