Pamekasan – Kantor Jurnalis Independen Pamekasan (JIP) resmi dilaunching di Jalan Raya Panglegur, Perumahan Royal Pahlawan, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (26/9/2026).
Peresmian kantor tersebut dilakukan advokat sekaligus akademisi Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan, Ribut Baidi. Momentum itu menjadi langkah baru untuk memperkuat sinergi antara insan pers dan profesi advokat dalam mengawal isu publik, terutama terkait penegakan hukum dan demokrasi di Pamekasan.
Ribut Baidi mengatakan, keberadaan kantor JIP diharapkan menjadi ruang bersama bagi para jurnalis untuk menjalankan tugas secara profesional, kritis, dan independen.
Menurutnya, pers memiliki posisi strategis dalam menjalankan fungsi kontrol sosial. Karena itu, kebebasan pers perlu berjalan beriringan dengan profesionalitas dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik.
“Jurnalis adalah mitra strategis penegak hukum. Tanpa pers yang bebas dan independen, kontrol sosial akan lemah. Kantor ini kami harapkan menjadi rumah besar bagi jurnalis yang ingin bekerja dengan idealisme,” ujar Ribut Baidi.
Ia juga menilai kolaborasi antara advokat dan jurnalis memiliki peran penting dalam menjaga ruang demokrasi. Advokat, kata dia, bekerja melalui jalur hukum, sedangkan jurnalis menjalankan fungsi publik melalui informasi yang disampaikan kepada masyarakat.
“Kita butuh jurnalis yang berani, yang tidak takut menulis kebenaran. Selama beritanya faktual dan berdasar, jangan takut. Kami siap dampingi secara hukum,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Jurnalis Independen Pamekasan, Akhmad Syafii, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap berdirinya kantor tersebut, termasuk Ribut Baidi.
Ia berharap kantor baru JIP tidak hanya menjadi sekretariat organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas, profesionalitas, serta kapasitas jurnalis di Pamekasan.
“Kami ingin kantor ini menjadi sekretariat bersama, tempat diskusi, dan pusat advokasi bagi teman-teman jurnalis. Terima kasih kepada Bapak Ribut Baidi atas dukungannya,” kata Akhmad Syafii.
Launching kantor JIP ditandai dengan pemotongan pita, pemotongan tumpeng, dan doa bersama. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah mahasiswa, advokat, serta perwakilan organisasi pers di Kabupaten Pamekasan. (*)
















