Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi

Slamet Ariyadi Dorong Pembentukan KEK Tembakau di Madura sebagai Penggerak Ekonomi Baru

Avatar
×

Slamet Ariyadi Dorong Pembentukan KEK Tembakau di Madura sebagai Penggerak Ekonomi Baru

Sebarkan artikel ini
JANJI KAWAL: Anggota DPR RI Slamet Ariyadi berjanji akan mengawal Madura menjadi KEK Tembakau untuk menguatkan ekonomi lokal.
Oplus_0
previous arrow
next arrow

Bangkalan – Upaya menjadikan Madura sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kembali menguat setelah Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PAN, H. Slamet Ariyadi, menegaskan komitmennya untuk mengawal terwujudnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau di Madura.

Hal itu ia sampaikan dalam Seminar Kawasan Ekonomi Khusus dan Potensi Industri Hasil Tembakau yang digelar di Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Senin (17/11/2025).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Rektor UTM, Kapolres Bangkalan, Dandim Bangkalan, Bakorwil, Ketua Kamura, Presiden Mahasiswa UTM dan Wakil Presma, serta Ketua DPM.

BACA JUGA :  Sasar Puluhan Perusahaan, Diskop UKM dan Naker Pamekasan Pastikan Job Fair 2026 Di Gelar Tatap Muka

Dalam pemaparannya, Slamet Ariyadi menegaskan bahwa pembentukan KEK menjadi langkah strategis dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi regional, sekaligus memaksimalkan potensi industri tembakau yang selama ini menjadi sektor unggulan masyarakat Madura.

“Saya siap mengawal terwujudnya KEK untuk tembakau agar kesejahteraan petani terwujud dan pertumbuhan ekonomi di Madura bisa merata dan semakin maju,” papar Slamet sapaan akrabnya.

BACA JUGA :  Sita Mesin Produksi Rokok, Warga Tuding Bea Cukai Madura Terima Upeti

Ia menjelaskan bahwa KEK memiliki peran penting sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional, selain dapat memeratakan ekonomi masyarakat, juga dapat meningkatkan daya saing daerah.

“KEK menarik investasi melalui fasilitas khusus, mempermudah berusaha, dan menciptakan lapangan kerja baru, termasuk bagi UMKM serta sektor pertanian tembakau di Madura,”tegasnya.

Slamet berharap adanya dukungan dari berbagai pihak agar Madura dapat segera memiliki KEK yang mampu mengoptimalkan industri tembakau dari hulu hingga hilir, menciptakan nilai tambah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

BACA JUGA :  Dukung Program Nasional, Perum Bulog Madura Bidik 400 Ton Jagung Petani

“Pembentukan KEK, kami harapkan bisa menjadi titik awal transformasi ekonomi Madura agar tidak hanya bergantung pada sektor tradisional, tetapi mampu masuk ke industri yang lebih modern dan kompetitif,” pungkasnya. (farid/rosyi)

Oplus_0
previous arrow
next arrow