Pamekasan – Pondok Pesantren Al-Falah Sumber Gayam Kadur Pamekasan, menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-101 dan silaturahim alumni, sebagai momentum menyambung tali asah, tali asih, dan tali asuh antar keluarga besar pesantren.
Kegiatan yang digelar Minggu (28/12/2025), itu mengusung tagline “Beradab Merawat Generasi”, mencerminkan komitmen pesantren dalam menjaga nilai keilmuan, akhlak, dan keberlanjutan kaderisasi santri.
Dalam sambutannya, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Sumber Gayam, KH. Afifuddin Thoha, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya forum silaturahim alumni yang telah berlangsung berulang kali dan terus terjaga hingga kini.
Ia menceritakan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan saat ini bermula dari reuni alumni yang dilaksanakan oleh Ikatan Alumni Al-Falah (IKAFA), kemudian berkembang dan diselaraskan dengan peringatan Maulid Nabi serta harlah pondok pesantren Al-falah Sumber Gayam Pamekasan.
“Alhamdulillah, kegiatan ini bisa terus berlangsung. Ini menjadi tanda bahwa niat para alumni membentuk ikatan di Al-Falah Sumber Gayam benar-benar ikhlas karena Allah SWT,”ujarnya.
KH. Afifudin meyakini bahwa berdirinya Pondok Pesantren Al-Falah sejak awal dilandasi keikhlasan untuk menyebarkan ajaran Islam, menghidupkan ilmu-ilmu keislaman, serta mendidik putra-putri masyarakat.
Hal tersebut tercermin dari kuatnya ikatan lintas generasi alumni, mulai dari santri angkatan awal hingga generasi terbaru, yang terhimpun dalam Ikatan Alumni Al-Falah (IKAFA).
Selain itu, keberadaan IKAFA memberikan manfaat besar, tidak hanya bagi alumni, tetapi juga bagi pesantren.
“IKAFA didirikan dari alumni, oleh alumni, dan untuk alumni. Namun manfaatnya juga dirasakan langsung oleh pondok pesantren,” tambahnya.
Peringatan harlah ini, KH. Afifudin menjadi pengingat bagi seluruh alumni agar senantiasa merasa sebagai santri, meskipun telah kembali ke tengah masyarakat.
Dengan kesadaran tersebut, para alumni diharapkan mampu menyesuaikan perilaku dan peran sosialnya sesuai dengan nilai-nilai kesantrian serta memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
“Kegiatan tahunan ini menjadi sarana memperbarui tekad dan pandangan kita sebagai santri di tengah masyarakat, agar menjadi kader terbaik dalam mengamalkan ajaran Islam, baik di bidang pendidikan maupun sektor lainnya,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Pamekasan yang diwakili Asisten Bupati Mohammad Alwi mengapresiasi tinggi kepada keluarga besar Pondok Pesantren Al-Falah Sumber Gayam.
Pemerintah menilai bahwa pesantren tersebut telah menjadi salah satu institusi pendidikan yang maju dan inovatif dalam membina sumber daya manusia yang berkualitas, baik di bidang pendidikan keagamaan, sains, maupun teknologi.
“Keberadaan Pondok Pesantren Al-Falah Sumber Gayam telah turut mengawal arah pembangunan, khususnya di sektor pendidikan di Kabupaten Pamekasan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Pamekasan dan masyarakat, Bupati menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya, khususnya kepada KH. Muhammad Afifudin Toha beserta seluruh keluarga besar pesantren.
Menurutnya, Al-Falah telah melanjutkan perjuangan para pendiri dan berkontribusi besar bagi kemajuan daerah.
Pemerintah menilai, ada berbagai program pendidikan kreatif dan produktif yang dirintis sejak pengasuh sebelumnya.
Dari kegiatan tersebut, Al-Falah telah melahirkan lulusan-lulusan terbaik yang kini tersebar di berbagai bidang profesi, serta menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Pamekasan.
“Peringatan Harlah ke-101 ini menjadi simbol kuatnya kesinambungan perjuangan Pondok Pesantren Al-Falah Sumber Gayam dalam merawat tradisi keilmuan, mempererat ukhuwah alumni, dan menyiapkan generasi beradab untuk masa depan,” pungkasnya. (farid/rosyi)


















