Scroll untuk melanjutkan membaca
BeritaHeadlinePemerintahan

Kocok Ulang JPT Ditarget Rampung Akhir September, Bupati Pamekasan Pastikan Dilakukan Secara Profesional

Avatar
×

Kocok Ulang JPT Ditarget Rampung Akhir September, Bupati Pamekasan Pastikan Dilakukan Secara Profesional

Sebarkan artikel ini
PROFESIONAL: Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman saat melantik delapan PPPK, Selasa (23/9/25)

Pamekasan – Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, memastikan “kocok ulang” Jabatan Tinggi Pratama (JPT) eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan dilakukan secara profesional.

Meski begitu, KH. Kholilurrahman menegaskan, proses penentuan jabatan tidak bisa dilakukan terburu-buru dan harus mempertimbangkan banyak aspek, terutama terkait kemampuan dan tanggung jawab terhadap jabatan yang diamanahkan.

KH. Kholilurrahman memastikan tahapan seleksi hingga uji kompetensi terhadap 20 pejabat eselon II yang dilakukan secara profesional.

BACA JUGA :  Bupati dan Wabup Pamekasan Potong Gaji Sebulan Penuh Demi Semarakkan Harjad ke-495 Pamekasan

Saat ini jumlah eselon II yang mengikuti uji kompetensi hanya 20 orang. Jumlah itu sesuai dengan kebutuhan. Meski tidak bisa menutup semua kekosongan JPT di lingkungan Pemkab Pamekasan.

“Kalau kita lengkapi semua tidak mungkin. Memang harus ada dua atau tiga OPD yang nanti kosong atau dijalankan Plt. Itu sementara yang kita butuhkan,” katanya, Rabu (24/9/25).

Selain kemampuan teknis sesuai latar belakang pendidikan dan keterampilan, Bupati mengatakan, loyalitas juga menjadi salah satu pertimbangan.

BACA JUGA :  Terseret Isu Mobil dan Rumah Mewah untuk istrinya, Begini Penjelasan Bupati Pamekasan

Namun demikian, Bupati menegaskan loyalitas tidak lagi diukur dari sikap politik pada Pilkada lalu.

“Sekalipun kemarin di Pilkada tidak mendukung, tapi sekarang loyal, itu jadi ukuran. Sebaliknya, dulu mendukung, tapi sekarang tidak loyal, maka perlu dipertimbangkan,” tegasnya.

Bupati berharap, rotasi pejabat eselon II  ini bisa rampung akhir September ini. Sebab, pihaknya harus segera menyamakan persepsi dalam merencanakan program di 2026.

BACA JUGA :  Gerak Cepat Sambangi Korban Kebakaran di Proppo, Bupati Pamekasan Siapkan Bantuan RTLH

Apalagi menurut KH. Kholilurrahman, beban kerja antar OPD tidak sama. Ada perangkat yang relatif stabil meski tanpa dorongan besar, ada pula yang menuntut stamina tinggi dan kerja ekstra cepat.

“Saya berharap tidak sampai bulan depan ya. Tapi bisa tercapai atau tidak, nanti kita lihat karena masih dinamis,” pungkasnya. (farid/rosyi)

IMG-20260504-WA0013
previous arrow
next arrow