Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi

Disambut Antusias, Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan: Beli Emas Sekaligus Sedekah untuk Yatim & Dhuafa

Avatar
×

Disambut Antusias, Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan: Beli Emas Sekaligus Sedekah untuk Yatim & Dhuafa

Sebarkan artikel ini
Direktur Central 88 Gold and Jewellery, Ali Zainal Abidin (tengah), Saat Dimintai Keterangan oleh Sejumlah Awak Media, (Foto/Kurdi)

Pamekasan – Transaksi perdana di Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan langsung disambut antusias. Toko emas yang disebut sebagai salah satu yang terbesar di Madura ini diserbu pengunjung yang datang melihat dan membeli perhiasan sejak hari pertama dibuka. Kamis, (10/09/2026).

Tak hanya ramai pembeli, sejumlah pengunjung juga terlihat merekam dan me-review kemegahan Central 88. Lebih dari sekadar tempat jual beli, toko ini membawa konsep unik: “MBG – Membeli Sama dengan Berbagi”.

Direktur Central 88 Gold and Jewellery, Ali Zainal Abidin atau akrab disapa Bang Ali, menegaskan sejak awal tokonya dibangun dengan misi sosial.

BACA JUGA :  HIMAPET UNIRA Ikut Kampanyekan Pemanfaatan Biogas pada Warga Pamekasan

“Media semua tulis narasi yang baik. Toko emas ini saya fokuskan untuk dua golongan, yakni yatim dan dhuafa. Ini tidak lepas dari prinsip hidup saya, _fastabiqul khairat_,” ujar Bang Ali.

Menurutnya, setiap transaksi di Central 88 mengandung nilai sedekah. Konsumen tidak hanya mendapatkan perhiasan, tetapi secara tidak langsung telah menyisihkan sebagian untuk kebaikan.

“Jadi bagi para pembeli yang sudah membeli, secara tidak langsung sudah memberikan dan menyisihkan sebagian untuk hal-hal kebaikan. Karena itu saya tidak takut menghadapi berbagai rintangan,” tegasnya.

BACA JUGA :  Diskop UKM Pamekasan Klaim Pelatihan Kerja Efektif Tekan Pengangguran

Bang Ali meyakini, usaha yang dijalankan dengan misi sosial memang membutuhkan keberanian dan konsistensi, namun akan memberi keberkahan dan nilai lebih dalam jangka panjang.

Tak berhenti di Central 88, Bang Ali membocorkan rencana besar selanjutnya. Ia tengah menyiapkan toko emas baru yang lokasinya tepat di seberang Central 88 saat ini.

“Mohon doa dan dukungannya. Saya kasih bocoran, tahun depan saya buka toko emas yang tidak kalah juga dengan yang di sini. Khusus untuk semua pondok pesantren,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Mahasiswa KKN UIN Madura Dorong UMKM Desa Sentol Melalui Seminar Branding Produk

Konsepnya akan dibedakan berdasarkan penerima manfaat.

“Kalau toko ini untuk yatim sama dhuafa, tahun depan saya membuka toko emas lagi untuk pondok pesantren. Jadi yang di sana untuk pondok pesantren, yang di sini untuk yatim dan dhuafa,” jelas Bang Ali.

Dengan konsep tersebut, Central 88 tidak hanya diposisikan sebagai pusat perdagangan perhiasan, tetapi juga sebagai gerakan sosial yang menghidupkan ekonomi sekaligus kepedulian. (KB/Rosy)

IMG-20260724-WA0013
previous arrow
next arrow