Scroll untuk melanjutkan membaca
Kesehatan

Progres Pembangunan Fasilitas Cuci Darah RSUD Smart Dipertanyakan, Komisi IV Segera Panggil Dinkes

Avatar
×

Progres Pembangunan Fasilitas Cuci Darah RSUD Smart Dipertanyakan, Komisi IV Segera Panggil Dinkes

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Halili, Memberikan Keterangan kepada Awak Media, (Foto/Kurdi)

Pamekasan – Komisi IV DPRD Pamekasan terus mengawal pemenuhan fasilitas hemodialisis (HD) atau cuci darah di RSUD Pamekasan. Pengawasan dilakukan menyusul meningkatnya jumlah pasien yang membutuhkan layanan tersebut, sementara kapasitas fasilitas yang tersedia masih terbatas.

Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Halili, mengatakan pengawasan terhadap fasilitas kesehatan merupakan bagian dari tugas DPRD, termasuk memastikan pelayanan di RSUD, puskesmas, polindes, dan klinik berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Pengawasan tentu sudah dilakukan karena merupakan tugas dewan, di mana fasilitas kesehatan seperti RSUD, Puskesmas, Polindes, dan klinik adalah mitra Komisi IV,” ujar Halili, Selasa, (08/09/2026).

BACA JUGA :  Kenalkan Ragam Inovasi Layanan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Berbagi Doorprize di Madura Culture

Khusus layanan HD, Halili menyebut keterbatasan fasilitas menjadi persoalan karena terjadi peningkatan jumlah pasien. Kondisi tersebut membuat sebagian pasien harus mendapatkan layanan cuci darah di luar daerah.

“Terkait pelayanan HD, terdapat peningkatan jumlah pasien yang sangat tinggi di Pamekasan sehingga fasilitas rumah sakit saat ini tidak mencukupi. Akibat keterbatasan ini dan adanya SOP yang wajib dipatuhi, sebagian pasien terpaksa mencari pelayanan HD ke luar kota seperti Sampang, Sumenep, hingga Surabaya,” jelasnya.

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Dukung Penuh PKDI Cup II 2026, Ajang Silaturahmi Kepala Desa Se-Madura

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Pemkab Pamekasan bersama manajemen RSUD menempuh kerja sama operasional dengan pihak ketiga. Skema ini mencakup penyediaan gedung dan alat kesehatan oleh pihak ketiga, sedangkan tenaga dokter, medis, dan staf operasional tetap berasal dari RSUD.

BACA JUGA :  Sebabkan Puluhan Siswa Keracunan, Pengelola Dapur MBG di Pamekasan Minta Maaf

Menurut Halili, pembangunan fisik gedung fasilitas HD tambahan tersebut diperkirakan telah rampung dan saat ini tinggal menunggu pengiriman serta pemasangan alat kesehatan.

Komisi IV DPRD Pamekasan memastikan pengembangan fasilitas tersebut tetap menjadi bagian dari agenda pengawasan. Progresnya akan kembali ditanyakan dalam rapat kemitraan bersama Dinas Kesehatan.

“Pihak Komisi IV akan menanyakan kembali progres penambahan fasilitas HD ini dalam rapat kemitraan mendatang bersama Dinas Kesehatan,” pungkas Halili. (KB/Rosy)

IMG-20260724-WA0013
previous arrow
next arrow