Scroll untuk melanjutkan membaca
Sosial

Tabur Bunga di Makam Pahlawan, Kwarcab Pramuka Pamekasan Ajak Teladani Pejuang Terdahulu

Avatar
×

Tabur Bunga di Makam Pahlawan, Kwarcab Pramuka Pamekasan Ajak Teladani Pejuang Terdahulu

Sebarkan artikel ini
Ketua Kwarcab Pramuka Pamekasan, H. Sukriyanto (Paling Kanan) Tebar Bunga di Makam Pahlawan Pamekasan, (Foto/Kurdi)

Pamekasan – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Pamekasan, H. Sukriyanto, tabur bunga di Taman Makam Pahlawan yang berada di Jalan Raya Panglegur, Pamekasan, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pramuka Kabupaten Pamekasan. Tabur bunga tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan sekaligus refleksi atas jasa para pahlawan yang telah berjuang bagi bangsa dan negara.

Orang nomor dua di Pamekasan ini mengatakan, kegiatan tersebut merupakan momentum penting untuk kembali mengenang jasa para pahlawan yang telah mendahului generasi saat ini.

“Ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang akan kita laksanakan dalam peringatan Hari Pramuka. Selain itu, hal tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang sudah mendahului kita,” ucapnya.

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Lantik 85 Pejabat, Percepat Pengisian Jabatan dan Realisasi Program Daerah

Menurutnya, tabur bunga di makam pahlawan harus menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda. Sebab, perjuangan para pendahulu tidak cukup hanya dikenang, tetapi juga perlu diwujudkan melalui sikap dan tindakan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap generasi muda di Pamekasan dapat terus menjaga nilai-nilai perjuangan serta melestarikan kegiatan yang memiliki nilai kemanusiaan.

“Semoga generasi tunas muda di Pamekasan senantiasa mengingat dan masih melestarikan serangkaian kegiatan aksi kemanusiaan ini. Karena tanpa adanya perjuangan dan pelajaran yang telah diberikan oleh para pahlawan, kita tidak akan pernah merasakan apa yang kita rasakan hari ini,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Sarasehan Dosen UIM: RPS Berbasis OBE Jadi Kunci Lahirkan Lulusan Kompetitif

Sukriyanto menambahkan, penghormatan terhadap jasa pahlawan tidak hanya ditujukan kepada mereka yang tercatat dalam sejarah perjuangan bangsa. Menurutnya, setiap orang yang memiliki peran dan kontribusi besar dalam perjalanan hidup juga patut dihargai dan diteladani.

Hal tersebut, kata dia, sejalan dengan falsafah Madura yang mengenal ungkapan “bapak, ibu, guru, dan raja” sebagai sosok-sosok yang memiliki kedudukan penting untuk dihormati dan dijunjung nilai jasanya.

“Artinya, banyak pahlawan yang mesti kita hargai, terutama orang-orang yang mempunyai peran dan kontribusi besar dalam perjalanan hidup kita,” jelasnya.

Lebih jauh, ia mengaitkan nilai penghormatan dan kepedulian tersebut dengan prinsip yang terkandung dalam Tri Satya Pramuka, khususnya semangat untuk mempersiapkan diri, menolong sesama hidup, serta ikut serta membangun masyarakat.

BACA JUGA :  DPRD Atensi Penyaluran BLT DBHCHT Selesai Semester Dua

Karena itu, momentum Hari Pramuka diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Para anggota Pramuka, khususnya generasi muda, diharapkan mampu memahami sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

“Generasi tunas muda setidaknya memahami dan menjalankan betul kiasan Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka sebagai bentuk pedoman untuk melangkah,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tabur bunga tersebut, Kwarcab Pramuka Pamekasan ingin menanamkan pesan bahwa menghargai jasa para pahlawan bukan hanya dengan mengenang nama mereka, tetapi juga dengan meneruskan semangat pengabdian, kepedulian, dan perjuangan melalui tindakan nyata di tengah masyarakat. (KB/Rosy)

IMG-20260724-WA0013
previous arrow
next arrow