Pamekasan – Isu keretakan antara Wakil Bupati Pamekasan, H. Sukriyanto dengan Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, santer berhembus di media sosial maupun media massa.
Framing tidak mendasar itu, diakui Kak Sukri (sapaan H. Sukriyanto) cukup berdampak terhadap persepsi masyarakat hingga tingkat bawah. Bahkan, masyarakat sampai terpecah antara percaya dan tidak atas framing negatif tersebut.
Saat hadir pada forum ulama umaro di Pendopo Ronggosukowati, Senin (20/10/2025), Kak Sukri menegaskan bahwa dirinya sangat harmonis dengan Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman. Bahkan Sukri mengaku, keharmonisan itu akan selalu ia rawat.
Kak Sukri mengatakan, tidak ada persoalan antara dirinya dengan Bupati Pamekasan. Ia mengaku, Bupati Pamekasan tidak hanya sekadar kepala daerah, tetapi baginya sosok KH. Kholilurrahman merupakan guru yang harus selalu ia hormati.
“Perlu kami tegaskan kepada para alim ulama, banyak informasi di bawah bahwa saya dituduh tidak sejalan, tidak baik dengan Bupati. Itu tuduhan yang tidak benar,” ujar Kak Sukri.
Mantan Kepala Desa Blaban, Kecamatan Batumarmar ini menambahkan, kekompakan dan keharmonisan dalam membangun Pamekasan, lebih penting dari sekadar kepentingan pribadi dan golongan.
Hal itu penting ditegaskan kepada seluruh lapisan masyarakat, sebab untuk mengawal pembangunan ke depan, dibutuhkan peran ulama dan sinergitas dengan pemerintah yang lain, seperti anggota Forkopimda.
“Tolong kami didoakan dan dibantu untuk menyampaikan informasi pembangunan di bawah, agar masyarakat tidak ada salah paham,” imbuhnya.
Kak Sukri sadar bahwa pembangunan di Kabupaten Pamekasan banyak tantangan dan rintangannya.
Tantangannya, anggaran pembangunan di Pamekasan banyak pengurangan dari pemerintah pusat.
Namun demikian, Pemkab Pamekasan akan terus berupaya yang terbaik dan semaksimal mungkin untuk memenuhi harapan masyarakat.
“Kami bersama Pak Bupati tidak akan diam meskipun berat untuk menjalani pembangunan. Pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, butuh untuk diajak untuk membangun Pamekasan dari segala sektor,” tandasnya. (farid/rosyi)
























