Pamekasan – Universitas Islam Madura (UIM), menerima penghargaan sebagai Kampus Lima Menara Ilmu dalam AJP Award 2025, Selasa (9/12/2025).
Penghargaan itu diberikan dalam ajang dua tahunan bersamaan dengan launching rumah singgah dan buku berjudul “Pamekasan Mencari Identitas”.
Ketua AJP, M. Khairul Umam, menyampaikan, AJP Award ini merupakan kegiatan yang pernah mendapat sorotan miring oleh banyak pihak. Tetapi kesuksesan kegiatan spektakuler ini bisa dibuktikan dan menjawab tudingan miring selama ini.
“Kami ingin membuktikan bahwa jurnalis bukan pengemis, tetapi selain sebagai pilar demokrasi kami ingin membuktikan bahwa kami juga bisa berkontribusi,” ujarnya.
Sementara Rektor UIM Ahmad Asir yang diwakili Wakil Rektor III H. Abd Haris, mengaku sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan oleh AJP kepada kampusnya.
“Pencapaian ini kami hadiahkan kepada seluruh pendiri UIM, Semoga penghargaan ini barokah untuk UIM sebagai lembaga pendidikan yang berideologi Islam Ahlussunnah Wal-jamaah.” tuturnya.
Lebih lanjut, Haris menambahkan, pihaknya berharap AJP dan UIM terus menjalin kerja sama dalam berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan di lingkungan UIM.
Sebagai kampus Islam di bawah naungan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet Pamekasan, UIM mengemban tanggung jawab besar dalam menjaga nilai-nilai keislaman.
Hal ini, sebagaimana include dalam ikon Kampus Lima Menara, yakni Keislaman, Keindonesiaan, Kepesantrenan, Keaswajaan,dan Kemaduraan.
“Terimakasih kepada AJP atas apresiasi dan penghargaannya. Penghargaan ini adalah kepercayaan kepada UIM secara kelembagaan,” pungkasnya. (rosyi)


















