Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Kukuhkan 413 Wisudawan, Rektor UIN Madura Ajak Mahasiswa Menjaga dan Mengamalkan Akhlaqul Karimah

Avatar
×

Kukuhkan 413 Wisudawan, Rektor UIN Madura Ajak Mahasiswa Menjaga dan Mengamalkan Akhlaqul Karimah

Sebarkan artikel ini

Pamekasan – Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, resmi kukuhkan 413 mahasiswa dalam Wisuda Sarjana (S1) ke-43 dan Magister (S2) ke-23 yang berlangsung khidmat di Auditorium UIN Madura , Senin (20/4/2026).

Dalam sambutannya, Rektor UIN Madura, Dr. Saiful Hadi mengajak para mahasiswa dan lulusan untuk menjaga dan mengamalkan akhlaqul karimah di tengah-tengah masyarakat.

Ia menilai bahwa keberhasilan akademik harus disertai dengan sikap dan perilaku yang positif dalam kehidupan sehari-hari.

“Alhamdulillah kita patut bersyukur saudara-saudara sekalian benar-benar bisa selesai sesuai dengan waktu yang ditetapkan. Kami mengapresiasi capaian ini. Setelah satu tahun menunggu, hari ini kami serahkan kembali kepada orang tua bahwa amanah pendidikan telah kami jalankan sebaik mungkin,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

BACA JUGA :  PPMU Al Hasani Sampang, Terima Anugerah Lembaga Pendidikan Islam Integratif pada Ajang AJP Award 2025

Saiful menambahkan, para lulusan UIN Madura merupakan mahasiswa yang telah menyelesaikan proses akademik maupun non-akademik secara paripurna selama kurang lebih delapan semester untuk jenjang sarjana, sementara sekitar dua tahun untuk pascasarjana.

Kendati demikian, ia mengakui masih terdapat kekurangan yang perlu dilengkapi sebagai bekal menghadapi kehidupan nyata di masyarakat.

BACA JUGA :  Resmi Dilantik sebagai Ketua, Syairozi Hefni Siap Jalankan Pesan Pendiri STAIFA Pamekasan

Karena itu, Rektor UIN Madura menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai akhlak di tengah fenomena sosial yang semakin mengkhawatirkan, khususnya di kalangan remaja.

Menurutnya, lulusan UIN Madura diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masyarakat.

“Sekarang ini, kita sudah merasakan banyak fenomena di tengah-tengah masyarakat yang ngeri banget, khususnya bagi kalangan remaja,” tambahnya.

Ajakan tersebut, Saiful menyandingkannya dengan konsep pendidikan yang diajarkan oleh KH. Hasyim Asy’ari, yang menekankan empat tahapan penting.

BACA JUGA :  Berikan Bibit Hingga Pupuk, Mahasiswa UIM Edukasi Petani di Pamekasan

Di antaranya adalah penyucian jiwa, pembentukan perilaku berakhlakul karimah, pemahaman bahwa belajar dan bekerja merupakan bagian dari ibadah, serta pengembangan potensi diri secara holistik.

“Nilai-nilai ini harus terus dijaga. Jangan sampai ilmu yang diperoleh tidak diiringi dengan akhlak yang baik. Justru di tengah masyarakat, akhlakul karimah menjadi hal utama yang harus ditunjukkan,” pungkasnya. (farid/rosy)

IMG-20260504-WA0013
previous arrow
next arrow