Pamekasan – PT. Darus Sakinah Property dianugerahi penghargaan The Most Innovative One-Stop Property Development dalam ajang Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) Awards 2025.
Penghargaan tersebut diberikan atas inovasi yang dikembangkan Darus Sakinah dalam menghadirkan layanan properti terintegrasi di Pamekasan.
CEO PT. Darus Sakinah Property, Candra Sufyanto menyampaikan, kepuasan pelanggan menjadi prioritas utama Dalam menjalankan usahanya. Oleh karena itu, pihaknya terus berupaya berinovasi agar mampu memberikan layanan terbaik bagi konsumenya.
Dikatakannya, saat ini pihaknya mencoba mengidentifikasi dan mengintegrasikan berbagai layanan, mulai dari arsitektur, pengawasan dan pengontrolan pembangunan, hingga interior, menjadi satu kesatuan.
“Harapannya, apa yang kami desain benar-benar sesuai dengan harapan dan imajinasi customer,” ungkapnya, Selasa (9/12/2025).
Candra menambahkan bahwa tantangan terbesar dalam dunia usaha saat ini bukanlah perubahan, melainkan mempertahankan pola lama di tengah perubahan dunia yang terus bergerak maju.
Menurutnya, inovasi merupakan cara untuk melihat dan menyiapkan masa depan sebelum masa depan itu datang.
“Inovasi ini juga lahir dari kekhawatiran kami melihat sektor lain, seperti UMKM, yang kalah bersaing karena kurangnya kesiapan menghadapi kompetitor dari luar. Kami tidak ingin hal yang sama terjadi di sektor properti,” tambahnya.
Chandra mengungkapkan, saat ini inovasi yang dilakukan menjadi langkah antisipasi agar putra daerah tidak hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri.
Bahkan, ia mengaku prihatin melihat pesatnya pembangunan di Madura, namun masih banyak dikerjakan oleh kontraktor dan developer dari luar daerah.
Melalui penghargaan ini, Candra berharap semangat inovasi dapat menular kepada pelaku usaha lain, khususnya rekan-rekan di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Pamekasan, agar bisa saling berkolaborasi.
Dari inovasi dan kolaborasi ini, Madura tidak hanya menjadi objek pasar, tetapi mampu menentukan arah pembangunan dan masa depannya.
“Padahal kami yakin kemampuan putra daerah tidak kalah dibandingkan dengan putra dari luar. Kami ingin memastikan ke depan kita tidak menjadi tamu di rumah sendiri,” pungkasnya. (farid/rosyi)


















