Scroll untuk melanjutkan membaca
Advetorial

Haul Ronggosukowati Menambah Khidmat Peringatan Harjad ke-495 Pamekasan

Avatar
×

Haul Ronggosukowati Menambah Khidmat Peringatan Harjad ke-495 Pamekasan

Sebarkan artikel ini
KHIDMAT: Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman saat memberikan sambutan pada kegiatan Haul Ronggosukowati, Senin (3/11/2025) malam.

Pamekasan – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan lintas elemen masyarakat mewarnai Haul Ronggosukowati Pamekasan yang digelar khidmat di Masjid Agung Asy-Syuhada Pamekasan, Senin  (3/11/2025) malam.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian Hari Jadi ke-495 Pamekasan yang tahun ini mengusung tema “Pamekasan Kreatif dan Maju.”

Scroll untuk melanjutkan membaca
Scroll untuk melanjutkan membaca

Acara yang berlangsung penuh khidmat itu dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, KH. Kholilurahman dan H. Sukriyanto, Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, tokoh agama, pejabat pemerintah, masyarakat dan KH. Musleh Adnan selaku penceramah dalam kesempatan tersebut.

BACA JUGA :  Pemkab Pamekasan Gunakan Bahasa Madura Halus dalam Upacara Peringati Hari Jadi ke-495

Dalam sambutannya, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mengatakan, pelaksanaan haul Akbar Ronggosukowati bukan sekadar kegiatan rutinitas tahunan, namun menjadi ritual kebudayaan dan keagamaan yang merefleksikan penghormatan masyarakat terhadap sejarah dan para leluhur.

“Pendahulu atau leluhur kita berjasa besar terhadap keberadaan Pamekasan saat ini, utamanya Pangeran Ronggosukowati,” ungkap Bupati yang akrab disapa Kiai Kholil itu.

BACA JUGA :  Bupati Mutasi dan Rotasi 21 Pejabat di Lingkungan Pemkab Pamekasan

Menurutnya, Pangeran Ronggosukowati merupakan sosok pemimpin visioner yang memiliki visi dan misi besar dengan prinsip mekkas, jetnah, paksah jhenneng tibik.

Karena itu, kepemimpinannya mencerminkan kemandirian, kehormatan, serta semangat menjaga martabat masyarakat Pamekasan.

“Panembahan Ronggosukowati adalah sosok sentral yang meletakkan pondasi peradaban Pamekasan. Beliau merupakan raja pertama yang memeluk Islam, menyatukan wilayah, memindahkan pusat pemerintahan, dan menetapkan nama Pamekasan,” tambahnya.

BACA JUGA :  Janji Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Bupati Pamekasan akan Maksimalkan SR

Kholilurahman mengajak seluruh masyarakat untuk mengambil teladan dari sejarah kepemimpinan Pangeran Ronggosukowati, terutama dalam kepemimpinannya yang berlandaskan iman, semangat persatuan, dan visi pembangunan yang berkelanjutan.

“Kita harus ambil pelajaran dari sejarah pangeran Ronggosukowati untuk kita laksanakan dalam kehidupan kita bersama,” pungkasnya. (farid/rosyi)

IMG-20260226-WA0041
previous arrow
next arrow