Scroll untuk melanjutkan membaca
Advetorial

Gelaran Olahraga Tradisional Warnai Harjad ke-495 Pamekasan, Bupati: Upaya Lestarikan Budaya Lokal

Avatar
×

Gelaran Olahraga Tradisional Warnai Harjad ke-495 Pamekasan, Bupati: Upaya Lestarikan Budaya Lokal

Sebarkan artikel ini
LESTARIKAN: Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman bersama Wakil Bupati Pamekasan sekaligus Ketua KORMI Pamekasan H. Sukriyanto, membuka lomba olahraga tradisional di Lapangan Nagara Bhakti Pamekasan, Sabtu (1/11/2025).

Pamekasan – Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan tradisi dan budaya lokal agar tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.

Hal itu disampaikan saat membuka lomba tradisional emEgrang dan Rab Kerabhen Sapeh dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-495 Kabupaten Pamekasan, Sabtu (1/11/2025).

Scroll untuk melanjutkan membaca
Scroll untuk melanjutkan membaca

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan itu, berlangsung di Lapangan Negara Bhakti Pamekasan dan diikuti oleh pelajar tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Pamekasan.

BACA JUGA :  Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Desa di Kecamatan Bluto, Reses Samsiyadi Disambut Antusias

Hadir pula dalam acara tersebut Wakil Bupati Pamekasan sekaligus Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Pamekasan, H. Sukriyanto , jajaran Forkopimda, serta Kepala Disporapar Pamekasan, Fathorachman.

Dalam sambutannya, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menjelaskan, perlombaan tradisional yang diselenggarakan pemerintah daerah bukan sekadar ajang permainan, akan tetapi menjadi wadah bagi para pelajar untuk menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai kearifan lokal dan filosofi kehidupan masyarakat Madura.

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Tekankan Semangat Perjuangan Santri di Era Milenial

“Lomba tradisional ini bukan hanya menjadi ajang permainan, melainkan bagian merawat dan menjadi wadah baru para pelajar,” ungkapnya, Sabtu (1/11/2025).

Bupati menegaskan, pemerintah yang melibatkan pelajar dalam lomba tersebut memiliki makna penting, diantaranya akan menjadi generasi muda penerus dan pelestari nilai-nilai luhur budaya Madura di masa mendatang.

“Melalui perlombaan ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat khususnya para peserta lomba bahwa kekuatan Pamekasan ada di akar budaya lokal. Kesehatan raga dan mental adalah kunci keberhasilan belajar, dan kebersamaan serta sportivitas merupakan modal sosial untuk membangun Pamekasan ke depan lebih baik,” tambahnya.

BACA JUGA :  Sahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024 Menjadi Perda, DPRD Pamekasan Tekan Peningkatkan PAD

Selain itu, Kholilurrahman mengungkapkan rasa syukur karena di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah daerah masih dapat bergerak maksimal dalam menyelenggarakan kegiatan yang  bisa  mempererat persatuan dan menumbuhkan semangat kebudayaan di wilayahnya.

“Mari kita rawat budaya tradisional kita untuk membangun Pamekasan yang lebih baik,” pungkasnya. (farid/rosyi)

IMG-20260406-WA0021
previous arrow
next arrow