Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi

Genjot Konsumsi Ikan, Diskan Pamekasan Naikkan Target Produksi Olahan Ikan 2,5 Persen pada 2026

Avatar
×

Genjot Konsumsi Ikan, Diskan Pamekasan Naikkan Target Produksi Olahan Ikan 2,5 Persen pada 2026

Sebarkan artikel ini

Pamekasan – Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan, mematok target produksi pengolahan hasil perikanan 2,5 persen lebih tinggi dari tahun 2025.

Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan, Abdul Fata melalui Analis Pasar Hasil Perikanan, Sri Lusia Susanti mengatakan, target tersebut ditetapkan sebagai langkah dalam meningkatkan angka konsumsi makan ikan di masyarakat.

Scroll untuk melanjutkan membaca
Scroll untuk melanjutkan membaca

Diketahui, pada tahun 2025 lalu, ada sebanyak 7.247.059 kilogram produksi olahan ikan yang berhasil dicapai.

BACA JUGA :  Dianugerahi The Most Innovative One-Stop Property Development pada AJP Award 2025, CEO Darus Sakinah: Inovasi Jadi Kunci

Angka tersebut, lanjut perempuan yang akrab disapa Lusi itu, lebih rendah dibandingkan target yang dipasang di tahun 2026, sebanyak 7.404.783 kilogram.

“Untuk tahun ini, ada target peningkatan produksi kurang lebih 2,5%,” ungkapnya, Senin (27/4/2026).

Untuk mencapai target itu, Lusi mengaku telah menyiapkan beberapa langkah strategis, seperti sosialisasi dan pembinaan, praktik olahan ikan berkolaborasi dengan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan beberapa langkah lainnya.

BACA JUGA :  SIHT Tak Berfungsi, DPRD Bakal Panggil Disperindag

Selain itu, Diskan Pamekasan juga berupaya memberikan bantuan alat pengolahan ikan kepada masyarakat.

Namun, keterbatasan anggaran daerah menjadi kendala sehingga pihaknya saat ini mengajukan proposal bantuan ke pemerintah provinsi Jawa Timur.

“Ada tapi karena anggaran daerah sangat minim, jadi juga mengajukan proposal ke provinsi,” tambahnya.

Lusi menjelaskan, ada puluhan jenis olahan atau usaha masyarakat dalam proses pengolahan hasil perikanan, diantaranya pemindangan ikan, pengeringan ikan, lorjuk goreng, kerupuk ikan, hingga olahan Gambir ikan.

BACA JUGA :  Di Tangan Bupati Fauzi, Madura Ethnic Carnival 2025 Jadi Magnet Budaya dan Ekonomi Kreatif

Ke depan, Diskan Pamekasan berharap olahan ikan dapat menjadi salah satu menu rutin yang dapat disuplai ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sehingga tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memperluas pasar bagi pelaku usaha pengolahan ikan di Pamekasan.

“Selama ini produksi olahan ikan paling dominan ikan pindang dan ikan asin,” tukasnya. (farid/rosy)

IMG-20260406-WA0021
previous arrow
next arrow