Scroll untuk melanjutkan membaca
Pemerintahan

Hanya Bergantung Pada Tiga Lokasi, Dishub Pamekasan Tutup Rapat Perolehan PAD Parkir

Avatar
×

Hanya Bergantung Pada Tiga Lokasi, Dishub Pamekasan Tutup Rapat Perolehan PAD Parkir

Sebarkan artikel ini
Dishub Pamekasan enggan membeberkan perolehan PAD dari sektro perpakiran di wilayah setempat.
Oplus_0
previous arrow
next arrow

Pamekasan – Kasi Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan, Suhardjo, enggan membeberkan secara rinci perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor perparkiran, mulai dari lokasi penyumbang terendah hingga lokasi penopang utama di wilayah setempat.

Menurutnya, jumlah nominal dari hasil retribusi parkir tersebut tidak bisa dipublikasikan ke publik.

“Mohon maaf tidak bisa menyebut nominalnya,” ungkapnya, Selasa (14/4/2026).

Meskipun demikian, Suhardjo menambahkan, ada tiga titik lokasi yang menjadi penopang utama dalam memenuhi target tahunan di sektor perparkiran, yaitu RSUD Smart Pamekasan, Pasar Kolpajung dan Pasar 17 Agustus.

BACA JUGA :  Aroma Dugaan Pelanggaran Rekrutmen Petugas Sensus Tercium Luas, Pembahasan Mulai Panas di Meja DPRD Pamekasan

Sementara untuk titik lokasi parkir penyumbang PAD terendah, terdapat di Mall Pelayanan Publik (MPP) Pamekasan dan Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan.

“Titik lokasi yang menjadi penyumbang terendah selama ini memang tetap sama,” tambahnya.

Untuk meningkatkan perolehan di dua lokasi itu, Suhardjo mengaku bahwa pihaknya selama ini terus melakukan monitoring, evaluasi, pembinaan dan arahan kepada petugas di lapangan.

BACA JUGA :  DPRD Pamekasan Urai Rekomendasi Strategis Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

Dari beberapa langkah yang telah dilakukan, Dishub Pamekasan mengklaim bahwa pendapatan di lokasi itu mengalami peningkatan.

“Ia ada peningkatan dari hasil retribusi parkir itu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Suhardjo menegaskan, bahwa perolehan PAD parkir di triwulan pertama sudah mencapai 24 persen dari target yang ditetapkan pemerintah daerah Rp5 miliar lebih.

BACA JUGA :  270 PJU di Pamekasan Rusak Dishub Ungkap Penyebabnya

Meskipun belum menyentuh angka 25 persen dari target tahunan, capaian tersebut dinilai sudah cukup optimal.

Ia optimis, pihaknya dapat memenuhi 100 persen tanggung jawab yang melekat pada Dishub Pamekasan hingga akhir tahun 2026.

“Untuk capaian idealnya, kalau di rata-rata pada triwulan pertama mencapai di angka 25 persen dari target. Kami percaya bisa memenuhi target PAD yang telah ditetapkan pemerintah,” tukasnya. (farid/rosy)

Oplus_0
previous arrow
next arrow