Pamekasan – Progres pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kabupaten Pamekasan masih sangat rendah. Dari total 314.674 Kepala Keluarga (KK), yang sudah mendaftar baru mencapai 14,36 persen.
Data tersebut diungkapkan Ketua Tim Kabupaten (Katimkab) PKH Pamekasan, Lukman Hakim.
Menurut Lukman, rendahnya progres ini karena masih banyak masyarakat yang mengira pendaftaran bansos hanya untuk penerima lama. Padahal, semua warga diperbolehkan mendaftar.
“Masyarakat yang masuk desil 1 sampai 4, silahkan daftar Bansos, bahkan semua masyarakat boleh mendaftarkan diri,” ujar Lukman, Kamis (22/10/2026).
Ia menjelaskan, sasaran utama Perlinsos meliputi KPM PKH dan Sembako, masyarakat yang memenuhi kriteria program, kelompok masyarakat rentan, hingga masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Lukman pun meminta warga yang merasa masuk kategori tersebut untuk tidak ragu melapor.
Untuk cara pendaftarannya, kata dia, sangat mudah. Masyarakat cukup datang ke pemerintah desa atau kelurahan setempat.
“Cara mendaftar bisa lewat desa atau kelurahan dan pendamping PKH setempat,” jelasnya.
Ia berharap dengan terbukanya pendaftaran seluas-luasnya ini, data penerima bantuan di Pamekasan bisa lebih akurat dan tepat sasaran, sehingga tidak ada lagi warga miskin yang terlewat bantuan. (*/Rosy)














