Pamekasan – Ikatan Alumni Nurul Falah (IAN) Yayasan Al-Amin Desa Kertagena Daya, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan menggelar pertemuan akbar bertajuk “Temmo Kerrong, Pangesto Dha’ Guruh Tolang”. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh alumni lintas angkatan sebagai ajang silaturahmi dan penguatan ikatan batin dengan para guru.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momen penuh makna bagi para alumni untuk kembali “soan” kepada guru-guru tercinta yang telah berjasa dalam perjalanan pendidikan mereka.
Ketua Ikatan Alumni, M. Khairul Umam, menyampaikan rasa bahagia dan terima kasih atas antusiasme para alumni yang hadir. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar temu kangen, melainkan juga bentuk penghormatan kepada para pendidik.
“Kami ucapkan bahagia yang tak terhingga dan terima kasih kepada seluruh alumni yang telah meluangkan waktunya untuk menghadiri momen sakral ini, untuk kembali soan kepada guru-guru tercinta. Ini adalah ajang silaturahmi untuk memperkuat ukhuwah dan menyambungkan kembali ikatan kita dengan muara ilmu yang telah memberikan banyak pengetahuan,” tegasnya dalam sambutan.
Tak hanya menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan bakti sosial berupa santunan kepada anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial para alumni terhadap sesama yang membutuhkan.
Selain itu, para alumni juga menyerahkan berbagai kenang-kenangan kepada pihak lembaga sebagai bentuk rasa cinta terhadap almamater. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan Yayasan Al-Amin ke depan.
Sementara itu, Ketua Yayasan Al-Amin, KH Abd Qadir Zayyad, turut mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian para alumni yang tetap menjaga hubungan dengan lembaga.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh alumni yang masih peduli terhadap lembaga ini. Semoga segala upaya ini dinilai sebagai ibadah oleh Allah SWT dan ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” tuturnya.
Ia juga berharap para alumni dapat terus berkontribusi dalam mendukung keberlangsungan pendidikan, khususnya bagi umat Islam. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk dilestarikan setiap tahun sebagai ajang mengenang masa-masa indah sekaligus memperkuat jaringan alumni.
Menariknya, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan seekor sapi dari alumni yang telah sukses di luar daerah. Bantuan ini diperuntukkan bagi kebutuhan lembaga dan diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Penyerahan ini adalah bentuk kecintaan kami kepada almamater yang telah membimbing kami menggapai mimpi,” imbuh Khairul.
Ia juga berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilestarikan sebagai agenda tahunan guna menjaga kekompakan dan solidaritas antar alumni.
Pertemuan ini menjadi momen perdana yang diharapkan dapat terus berlanjut dari generasi ke generasi sebagai wadah mempererat kebersamaan alumni.
Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah dan silaturahmi langsung dengan para guru yang masih aktif mengajar di Yayasan Al-Amin, menambah kehangatan dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut. (KB)


























