Pamekasan – Berdasarkan Prediksi Bandan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kemarau tahun ini akan lebih panjang dan terik matahari lebih panas. Hal itu diperkirakan akan berdampak pada meluasnya bencana musiman Pamekasan, yakni kekeringan.
Plt Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi, mengatakan bahwa pihaknya memprediksi bencana Kekeringan meluas. Hal itu dikatakan bisa terjadi karena dampak dari kemarau lebih panjang dan cuaca lebih panas.
“Ada pontsinya (kekeringan meluas di Pamekasan : red),” katanya singkat, (10/5/2026).
Mengantisipasi hal itu, pihaknya mengaku sendang melakukan pemetaan sejumlah titik yang berpotensi mengalami bencana kekeringan. Langkah itu dilakukan agar penanganan terhadap bencana tahunan itu bisa dilakukan dengan baik.
“Selain kami turun kelapangan kami juga meminta data kepada masing-masing kecamatan, desa apa saja yang berpotensi terdampak,” imbuhnya.
Tak cukup disitu pihaknya juga mempelajari data tahun-tahun sebelumya. Sehingga mempermudah mengetahui titik mana saja yang dianggap memiliki potensi terdampak kekeringan.
Pihaknya menegaskan, untuk langkah antisipatif BPBD akan melakukan beberapa hal penting, pertama akan memberikan himbauan kepada masyarakat melalui media sosial maupun elektronik.
“Kemudian menyiapkan bebepa penanganan dalam rangka masa tanggap darurat bencana kekeringan, termasuk menyedikan logistik, pengiriman air bersih bagi yang membutuhkan, kemudian menyediakan penampungan air bersih,” tutupnya. (Rosy)
















