Pamekasan – Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pamekasan telah menunjukkan progres yang cukup signifikan. Bahkan hampir 100 persen program presiden itu telah selesai dan hanya tinggal menunggu launching.
Sayangnya, masih terdapat delapan titik lokasi yang belum terealisasi maksimal. Hal itu terjadi akibat sejumlah kendala, utamanya berkaitan dengan ketersediaan lahan.
Pelda Dadang Darmawanto, mewakili Dandim 0826/Pamekasan, Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko, S.H., M.Han, menjelaskan bahwa ada delapan lokasi yang masih mengalami hambatan.
“Sebagian besar pembangunan KDKMP di wilayah lain sebenarnya sudah rampung hingga 100 persen dan tinggal menunggu proses launching. Namun, untuk delapan titik ini masih dalam tahap penyelesaian kendala,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa hambatan utama yang dihadapi adalah keterbatasan lahan yang belum memenuhi persyaratan teknis pembangunan. Meski demikian, pihaknya bersama pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi melalui kolaborasi lintas sektor.
“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar permasalahan lokasi ini segera teratasi. Harapannya, seluruh titik dapat segera menyusul untuk dilakukan pembangunan secara maksimal,” tambahnya.
Pihak terkait optimistis, dengan sinergi yang terus dibangun, Koperasi Merah Putih di delapan desa tersebut dapat segera terealisasi, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara merata oleh masyarakat. (KB/Rosy)
















