Pamekasan – Bupati Pamekasan bersama jajaran pejabat di bawah koordinasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar kegiatan “Jumat Bersih”. Kegiatan itu dilakukan di kawasan eks PJKA atau sering disebut Tapsiun, Kelurahan Patemun, Laden, Jumat, (26/06/2026).
Bersih-bersih ini menyasar rumput liar serta sampah yang berserakan di sepanjang sisi jalan raya hingga bantaran sungai. Aksi ini melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Pamekasan mengatakan, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan fisik semata, tetapi juga dari kualitas kebersihan lingkungan.
“Sekalipun pembangunan berjalan pesat, kebersihan lingkungan tetap harus menjadi perhatian utama. Apalagi dalam waktu dekat akan ada penilaian, di mana Alhamdulillah Pamekasan masuk dalam 37 besar dan akan diseleksi kembali menjadi 30 besar,” ujarnya.
Ia menambahkan, apabila berhasil lolos ke tahap berikutnya, Pamekasan berpeluang mendapatkan program bantuan penanganan sampah di sejumlah wilayah. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, hingga pelaku usaha sangat dibutuhkan.
Menurutnya, partisipasi para pengusaha di Pamekasan cukup tinggi dalam mendukung berbagai kegiatan, termasuk upaya menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini dinilai menjadi indikator positif terhadap peningkatan ekonomi daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan, Supriyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut dari pelatihan pengelolaan sampah yang sebelumnya telah diberikan kepada masyarakat.
“Harapannya, hasil pelatihan ini bisa dimanfaatkan oleh pegiat lingkungan, termasuk ibu-ibu PKK di tingkat kecamatan, untuk mengelola sampah, khususnya anorganik,” katanya.
Ia menyebutkan bahwa sampah anorganik seperti botol plastik dan kantong kresek nantinya akan diolah kembali melalui program daur ulang. Salah satunya melalui skema pengolahan yang dirancang agar sampah plastik dapat memiliki nilai guna.
“Botol plastik bisa dibersihkan dan diproses kembali. Begitu juga sampah plastik lainnya, ke depan akan kita dorong agar bisa diolah menjadi produk yang bermanfaat,” tambahnya.
Kegiatan “Jumat Bersih” ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendorong pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di Kabupaten Pamekasan. (KB/Rosy)


























